Beranda > Artikel Pariwisata > Ketenagakerjaan Pariwisata di DIY

Ketenagakerjaan Pariwisata di DIY

a.  Ketenagakerjaan/Pengangguran di DIY

Berdasarkan dari data dari Biro Pusat Statistik (BPS) Propinsi DIY mengenai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2004 di DIY yang diukur dengan harapan hidup pada saat lahir, tingkat pendidikan dan tingkat kehidupan yang layak dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia Kabupaten Sleman  menduduki posisi ke-19. Pada tahun 2004 tercatat angka pengangguran di Kabupaten Sleman paling tinggi dibandingkan daerah lain di DIY. Angka pengangguran di Sleman yang mencapai 12,01 persen hal ini menjadi masalah utama di bidang ketenagakerjaan padahal pertumbuhan ekonomi Sleman tumbuh cukup tinggi di bandingkan 4 Kabupaten/Kota lainnya di DIY terutama di sektor tersier (sektor jasa, perdagangan, keuangan) yang mencapai 53,69% pada tahun 2003. Hal ini menandakan perlunya usaha Sumber Daya Manusia agar siap kerja dan siap pakai. Perkembangan sektor tersier ini sebenarnya didukung hampir 50% oleh sektor kepariwisataan yang menjadi sektor andalan Kabupaten Sleman.  Menurut data yang dirilis dari slemankab.go.id, Kabupaten Sleman pada tahun 2004 mempunyai 14.842 perusahaan skala industri kecil dengan nilai aset kurang dari Rp. 200 juta. Sedangkan untuk industri skala besar – menengah pada tahun 2004 Kabupaten Sleman mempunyai 77 perusahaan dengan aset lebih dari Rp.200 juta. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa peluang usaha dan penyerapan tenaga kerja  sebagian besar pada skala industri kecil, mikro atau skala home industry.

Selain itu, dari data kependudukan Pemerintah Kabupaten Sleman pada lembaran daerah Kabupaten Sleman tahun 2005-2006 No 1 Seri E Penduduk yang bekerja di Kabupaten Sleman pada tahun 2003 sebanyak 434.490 orang tersebar di berbagai sektor. Sektor tertinggi dalam menyerap tenaga kerja adalah sektor pertanian (28,99%), diikuti oleh sektor jasa (22,77%), perdagangan (22,06%), industri pengolahan (11,82%), konstruksi (4,38%), keuangan (3,94%), angkutan (3,76%), pertambangan (1,93%), listrik/gas/air (0,26%), dan lain-lain (0,09%). Penduduk usia kerja (15-64 tahun) selama 5 tahun terakhir mengalami peningkatan rata-rata 2,67% per tahun, yaitu dari 671.021 orang tahun 1999 menjadi 745.624 orang tahun 2003. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Kabupaten Sleman yaitu banyaknya angkatan kerja dari setiap 100 orang penduduk selama kurun waktu 5 tahun terakhir mengalami perubahan yang bervariasi. Angka TPAK menurun rata-rata 0,40% per tahun dari 61,25 pada tahun 1999 menjadi 60,27 pada tahun 2003.

b.  Peluang Kerja/berusaha di Sektor Pariwisata

Sektor pariwisata yang ditengarai mampu menyerap tenaga kerja yang cukup besar dibandingkan dengan sektor lainnya. Kesempatan kerja yang terbuka lebar terutama untuk bidang-bidang tertentu seperti perhotelan, kapal pesiar, dan jasa boga membuat tenaga kerja pariwisata mampu melakukan entry dan exit dengan cepat. Selain itu kebutuhan tenaga kerja dibidang pengusahaan sarana pendukung pariwisata seperti, spa therapist dan pramuniaga minimarket mengalami peningkatan. Beberapa peluang kerja yang saat ini dapat diakses oleh masyarakat Sleman yang berhubungan ketenagakerjaan, diantaranya:

  1. Berkembangnya usaha ritel minimarket yang ditandai dengan masuknya usaha minimarket diberbagai tempat strategis bahkan masuk sampai perumahan.
  2. Munculnya beberapa usaha spa baru sebagai dampak dari perkembangan kota yang semakin maju dan mengarah pada pergeseran life style masyarakatnya dari gaya hidup tradisional kearah modern.
  3. Meningkatnya aktivitas kepariwisataan secara otomatis akan meningkatkan peluang berusaha diberbagai sektor termasuk jasa boga.
About these ads
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.122 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: