Beranda > Pelatihan Pariwisata > Pembekalan Pariwisata Bagi 1000 Pengemudi Becak

Pembekalan Pariwisata Bagi 1000 Pengemudi Becak

Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kota Yogyakarta bekerjasama dengan JTTC ( Jogja Tourism Training Center UGM ) pada tahun 2008 mengadakan pembekalan pariwisata bagi 1000 tukang becak.

Kegiatan pembekalan dilaksanakan pada bulan Agustus 2008 di Aula Kelurahan Sosromenduran selama 7 hari dan diikuti oleh 350 orang pengemudi becak. Sedangkan pada bulan Nopember 2008 dilaksanakan selama 13 hari bertempat di Museum Sonobudoyo Yogyakarta dan diikuti 650 orang pengemudi becak.

Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kota Yogyakarta, Hadi Muhtar, SE, MM mengatakan bahwa kegiatan pembekalan bagi 1000 tukang becak di Yogyakarta bertujuan untuk memberikan tambahan wawasan tentang bagaimana seharusnya seorang pengemudi becak dalam melayani wisatawan,  baik etika, penampilan diri, cara memberikan informasi maupun berkomunikasi.

Disamping hal tersebut diharapkan agar pengemudi becak yang ada di Yogyakarta dapat benar-benar memahami Obyek dan Daya Tarik Wisata yang ada di Yogyakarta, serta memahami Sapta Pesona Pariwisata. Ditambahkan oleh Hadi Muhtar bahwa pembekalan merupakan upaya Pemerintah untuk lebih memberdayakan pengemudi becak dan menghilangkan  kesan yang kurang baik terhadap pengemudi becak yang selama ini ada di masyarakat maupun wisatawan.

Dra. Tri Mulatsih selaku Pimpinan Kegiatan menambahkan bahwa dengan dilaksanakannya pembekalan pariwisata, para pengemudi becak di Yogyakarta diharapkan dapat bersikap lebih ramah kepada wisatawan, mengetahui obyek-obyek  wisata, tempat-tempat penjualan cinderamata dan informasi publik lainnya. Disamping itu juga dapat bersikap profesional, jujur, toleran dan berpenampilan menarik, sehingga wisatawan mendapatkan rasa aman, nyaman dan merasa terlindungi. Setelah selesai kegiatan para pengemudi becak akan mendapatkan fasilitas berupa sebuah ID Card, Rompi dan sertifikat pelatihan. Tri Mulatsih menambahkan bahwa nantinya pengemudi becak yang ada di Yogyakarta semuanya harus bersertifikat dan dapat melayani wisatawan dengan proffesional.

Source: pariwisata.jogja.go.id

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: