Beranda > Artikel SDM > Strategi Meningkatkan Kualitas Layanan Bagi Manajemen Puncak Hotel

Strategi Meningkatkan Kualitas Layanan Bagi Manajemen Puncak Hotel

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang menyumbang devisa terbesar setelah sektor minyak dan gas, yaitu sebesar US$ 4.7 Miliar di tahun 2005. Menurut data yang dirilis dari Biro Pusat Statistik (BPS), angka tersebut didapat dari pengeluaran sebanyak 5.002.101 wisatawan. Sedangkan wisatawan nusantara pada tahun 2005 diperkirakan terjadi 206 juta perjalanan dengan pelaku sebanyak 109,9 juta dan menghasilkan pengeluaran sebesar Rp.86,6 Triliun.

Dilain pihak, pariwisata internasional mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pertumbuhan tersebut salah satunya diakibatkan oleh kecenderungan global pariwisata dunia yaitu tingginya orang yang melakukan wisata di seluruh dunia yang  mencapai 763 juta orang  dengan menghasilkan pengeluaran sebesar US$ 623 Miliar (World Tourism Organization (WTO)).

Dalam rantai perjalanan wisata, akomodasi merupakan aspek yang tidak dapat terpisahkan. Dewasa ini, hotel sebagai salah satu akomodasi telah menjadi indusri yang bersifat global dan bersifat mature. Hal tersebut berdampak pada tingginya kompetisi antar hotel. Dalam keadaan seperti itu, maka  sangat penting bagi setiap hotel untuk mempunyai keunggulan yang kompetitif. Salah satunya adalah memberikan pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan (costumer satisfaction).   Hal tersebut dikarenakan dengan memuaskan konsumen, organisasi dapat meningkatkan tingkat keuntungan dan mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas (Barsky, 1992).

Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh dalam menentukan kepuasan tamu diantaranya pelayanan staf, fasilitas fisik, dan pelayanan tambahan. Sedangkan departemen yang berperan dalam peningkatan kepuasan tamu tersebut adalah Front Office, House Keeping dan Food and Beverage Department.

Beberapa point yang perlu diperhatikan untuk lebih memaksimalkan kualitas layanan hotel antara lain:

  1. Manajemen Perhotelan.
  2. Hygine dan Sanitasi
  3. Faktor Pembentuk Kepuasan Pelanggan
  4. Berkomunikasi Dengan Tamu.
  5. Memotivasi Karyawan.
  6. Memelihara Kepuasan Tamu.
  7. Menciptakan Loyalitas Tamu
  8. Memonitor dan Mengukur Standar Pelayanan Tamu.

Artikel: Copyright JTTC UGM 2009

Kategori:Artikel SDM
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: