Beranda > Artikel Pariwisata > Komisi X DPR Dukung Usulan Dana Recovery Pariwisata Rp 94 Miliar

Komisi X DPR Dukung Usulan Dana Recovery Pariwisata Rp 94 Miliar

Komisi X DPR-RI mendukung usulan pemerintah (Depbudpar) untuk dana pemulihan (recovery) pariwisata pasca-peristiwa bom JW Marriott-Ritz Carlton sebesar Rp 94 miliar. Sementara Depbudpar telah menyiapkan enam langkah percepatan recovery  yang menurut rencana mulai dilaksanakan pada akhir minggu ini.“Tadi malam saya rapat dengan Komisi X DPR, saya mengajukan program pemulihan (recovery) pariwisata  dengan anggaran Rp94 miliar dan DPR telah mendukungnya,’ kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Ir. Jero Wacik, SE  dalam jumpa pers di Jakarta Crisis Center di Mall Bellagio Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (22/7) Menbudpar Jero Wacik yang didampingi  Wakil Sekjen UN-WTO (United Nations World Tourism Organization) Wilayah Asia-Pasifik Xu Jing, Sekjen Depbudpar Wardiyatmo, dan Ketua PHRI Jakarta Krishnadi mengatakan, proses pemulihan pariwisata diperkirakan akan berjalan cepat. “Saya yakin recovery ini paling lama akan berlangsung dalam enam bulan,”  kata Menbudpar. Untuk mempercepat pemulihan tersebut Depbudpar telah menyiapkan enam langkah pemulihan (recovery), langkah-langkah tersebut yaitu :

  1. Pertama, menyelenggarakan kunjungan jurnalis luar negeri ke Indonesia atau media tour .
  2. Kedua, menyelenggarakan fam tour dari sumber-sumber pasar utama wisatawan mancanegara (wisman) dengan mengundang para tour operators, public figures, serta prominent persons.
  3. Ketiga, mengefektifkan perwakilan promosi pariwisata atau tourism promotion representatives Indonesia di 9 nergara di luar negeri yakni Singapura, Malaysia, China, Jepang, Korea, Australia, India, Timur Tengah (Dubai), Eropa (Jerman).
  4. Keempat, melakukan roadshow untuk memulihan citra Indonesia di pasar utama wisman. Dalam roadshow ini akan dilakukan dialog interaktif dan table top, functions (gathering) serta penyampaian informasi terkini tentang kepariwisataan Indonesia kepada para industri pariwisata dan press serta prominent persons.
  5. Kelima, melakukan kampanye iklan atau pencitraan antara lain dengan melakukan promosi pariwisata melalui media cetak dan elektronik serta co-promotion bersama industri pariwisata di luar dan dalam negeri dengan target utama konsumer di sumber pasar utama mancanegara.
  6. keenam adalah  melakukan dukungan berbagai event nasional dan internasional di Jakarta, seperti MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) dan festival budaya dan olah raga dengan memperkuat event-event budaya dan olah raga yang sudah terjadwal di Jakarta.

Saya menghimbau semua departemen dan organisasi kalau ada even MICE jalankan, jangan takut urusan teroris sudah dikerjakan oleh polisi,” kata Menbudpar.

Source : http://www.budpar.go.id/page.php?ic=511&id=5034

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: