Beranda > Artikel Pariwisata, Wisata Jogja > Pariwisata Yogyakarta tetap Kondusif

Pariwisata Yogyakarta tetap Kondusif

YOGYAKARTA-MI: Pelaku usaha wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) optimistis sektor pariwisata di Yogyakarta tetap kondusif dan mampu menarik kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara. “Meski ada ledakan bom di Mega Kuningan Jakarta (Jumat 17/7) serta kasus flu babi, namun pariwisata di daerah ini tetap akan diminati wisatawan,” kata Ketua Sekretariat Bersama (Sekber) Java Promo, Sutrisno, di Yogyakarta, Selasa (21/7).

Menurut dia, sebelumnya ada kekhawatiran kasus flu babi yang muncul di DIY akan berdampak luas pada sektor pariwisata. “Begitu juga dengan ledakan bom di Mega Kuningan Jakarta beberapa hari lalu semakin menambah kekhawatiran itu,” katanya. Meski demikian, katanya, dengan penjelasan dan promosi yang terus menerus, dua kejadian itu tidak akan berdampak signifikan terhadap pariwisata di Yogyakarta.

Ia mengatakan, sampai saat ini belum ada biro perjalanan wisata yang membatalkan rencana kunjungan wisatawan ke Yogyakarta.
“Mereka sudah memesan tempat atau perjalanan wisata dalam satu paket ke Yogyakarta dan sekitarnya sejak beberapa bulan lalu, dan tidak membatalkannya meski ada kasus flu babi dan ledakan bom di Jakarta,” katanya.

Ia mengatakan, Java Promo pascaledakan bom juga berupaya tetap menjaga citra pariwisata terutama di 15 kabupaten/kota yang sudah membentuk jaringan kerja sama.
“Kami terus berupaya membangun opini yang baik di kalangan pelaku usaha wisata terutama untuk faktor keamanan,” katanya.

Menurut dia, meski selama ini Java Promo lebih banyak menfokuskan atau menggarap wisatawan nusantara, tetapi beberapa kali juga berpromosi untuk menggaet wisatawan mancanegara. “Promosi ke berbagai daerah sudah rutin dilakukan seperti melakukan ‘travel dialog’ dengan para kepala sekolah dan pelaku usaha wisata, terutama di kota-kota di Kalimantan Timur, Jakarta dan beberapa kota di Sumatra,” katanya. Sedangkan untuk promosi di beberapa negara baru beberapa kali dilakukan, yang terakhir di ajang “Mata Fair” yang diselenggarakan di Malayasia beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, selain promosi objek wisata, Java Promo juga menggelar berbagai kegiatan pariwisata untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Yogyakarta dan sekitarnya. “Misalnya festival kuliner yang akan digelar pada 8 dan 9 Agustus 2009 di area bekas Hotel Ambarukmo,” katanya .
Festival kuliner tersebut akan diisi berbagai kegiatan seperti pemecahan rekor Muri untuk kue apem sepanjang satu kilometer dan kompetisi makanan tradisional.
“Ditargetkan wisatawan berkunjung ke festival kuliner yang akan berlangsung selama selama dua hari itu mencapai 15 ribu orang,” katanya. (Ant/OL-02)

Link : http://www.mediaindonesia.com/mediajalanjalan/index.php/read/2009/07/22/86401/57/Pariwisata-Yogyakarta-tetap-Kondusif

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: