Beranda > Wisata Jogja > Ambarukmo Palace Hotel, Riwayatmu Kini…

Ambarukmo Palace Hotel, Riwayatmu Kini…

Seperti yang kita ketahui, bekas bangunan Ambarukmo Palace Hotel (APH) merupakan bangunan cagar budaya yang berada di Jogja dan Setelah terbengkelai selama lima tahun, akhirnya Pesanggrahan dan Hotel Ambarukmo akan direnovasi dua bulan lagi. Investor bangunan yang masuk kategori cagar budaya lokal itu adalah PT Putra Mataram Indah Wisata, berbadan hukum di Yogyakarta yang bertindak sebagai kontraktor.

Ambarukmo Palace Hotel
Ambarukmo Palace Hotel

Sementara operator Hotel Ambarukmo nantinya, dilakukan oleh Hotel Santika, grup anak perusahaan kelompok Kompas Gramedia. “Sekarang ini sedang diitung-itung angkanya oleh PT Putra Mataram Indah Wisata, tapi belum ketemu,” kata Pengageng Kawedanan Ageng Wahono Sarto Kriyo, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Hadi Winoto, di Keraton, Senin, (4/1). Karena itulah, dia mengaku belum tahu persis total anggaran dana renovasi kedua bangunan tersebut.

Hadi Winoto memastikan, semua pembiayaan dua bangunan itu didanai oleh PT Putra Mataram, bukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DIY. “Dana murni dari investor, tidak APBD,” kata adik Sri Sultan Hamengku Buwono X ini.

Untuk bangunan Pesanggrahan Ambarukmo, Hadi Winoto menyatakan kelak akan dipakai sebagai tempat perhelatan pernikahan.

Keraton, kata Hadi, tidak memiliki saham di PT Putra Mataram. Hanya saja, pihak Keraton memberikan BOT ( bangun serah) selama 30 tahun kepada PT Putra Mataram. Ini berarti, setelah 30 tahun, Hotel Ambarukma akan dikembalikan pengelolaannya ke Keraton. Hadi Winoto berharap, proses renovasi hanya memakan waktu selama setahun. “Sehingga 2011 hotel dan pesanggrahan sudah bisa beroperasi,” katanya.

Untuk Hotel dan Pesanggrahan, Hadi Winoto meyakinkan bahwa proses renovasinya tak akan mengubah bentuk bangunan. “Cagar budaya tidak boleh diubah,” katanya. Kalaupun ada yang diubah, maka bagian dalam ruangan saja. Hotel Ambarukmo memiliki 220 kamar.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan Djoko Dwiyanto mengatakan merasa senang bila dua bangunan cagar budaya itu sudah ditangani oleh investor. Dia mengakui anggaran pemerintah terbatas. Karena itulah, Joko mengaku telah melaporkan kepada Menko Kesra, Agung Laksono untuk membantu memberikan anggaran terhadap cagar budaya yang memerlukan renovasi.

Tahun 2011, Djoko mengaku akan memprioritaskan renovasi pesanggrahan Ambar Ketawang dan Ambar Binangun. “Tahun depan mudahan bisa direnovasi,” katanya.

Kita tinggu saja mudah-mudahan proyek tersebut terealisasi, sehingga bangunan cagar budaya tersebut dapat terpelihara seperti sebelumnya.

Source : http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2010/01/04/brk,20100104-217152,id.html
Doc. Source : http://lca.wisc.edu/~emraffer/Images/yog30a.jpg

Kategori:Wisata Jogja
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: