Beranda > Pengembangan Pariwisata > Situs Liyangan Magnet Baru Wisata Lebaran

Situs Liyangan Magnet Baru Wisata Lebaran

Pelatihan Yogyakarta-Pelatihan Pariwisata/Training Pariwisata dan diklat pariwisata info selengkapnya hanya disini. Bisa update info pelatihan di Yogyakarta dan info pelatihan pariwisata TEMANGGUNG, suaramerdeka.com – Jari jemari tangan kanan Swastini (21), memegangi bebatuan candi yang sebagian masih tertutup tanah. Matanya pun tak kalah jeli mengamati sekeliling bangunan peninggalan era Mataram Kuno, Situs Liyangan. Warga asal Banjarnegara ini merupakan satu dari ribuan pengunjung situs yang terletak di Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung. “Saya sengaja datang ke sini berombongan. Menurut saya Situs Liyangan sangat spektakuler, sepertinya bangunannya besar dan sangat luas. Tapi harus segera dipugar semua biar tambah bagus dan tampak semua,”katanya petang kemarin. Budiharjo Kusuma (32), pengunjung lain yang mengaku datang dari Baluwarti Surakarta, menuturkan kekagumannya terhadap Liyangan. Dia sengaja datang ke Liyangan untuk memanfaatkan libur Lebaran bersama keluarganya. Kabar dari media massa membuat dia tertarik mengunjungi situs peninggalan abad IX-X Masehi yang bercorak Hindu ini. (baca info Pelatihan di Yogyakarta-Pelatihan Pariwisata – Pelatihan Fotografi Sebagai Media Promosi Pariwisata pelatihan ini akan diselenggarakan pada hari Rabu dan Kamis, 28-29 Agustus 2013 untuk gelombang 1 dan 28-29 September untuk gelombang 2. Pelatihan ini akan berlangsung selama 8 sesi yang akan diberikan dengan metode kelas dan praktek (escorting) bersama dengan fotografer)

“Sebelumnya cuma tahu dari media saja, kalau ada bangunan bersejarah yang sangat megah di lereng Sindoro. Makanya pas ada kesempatan ini saya langsung ke Liyangan,”tuturnya.

Daya tarik Liyangan sendiri karena situs ini agak berbeda dengan bangunan candi yang sudah ada. Liyangan terbagi dalam tiga kompleks, yakni candi utama, kompleks permukiman warga, dan pertanian kuno. Dari hasil ekskavasi sementara Liyangan masuk dalam kategori watak (setara ibu kota provinsi).

Salah satu pengelola Situs Liyangan, dari kelompok pemuda Ganesa Desa Purbosari, Suyanto (38), menuturkan peningkatan pengunjung mulai nampak sejak H-3 Lebaran. Tak hanya pengujung lokal, saja tapi wisatawan dari luar daerah juga banyak yang datang.

Setiap hari diperkirakan tak kurang seribu orang berkunjung ke objek wisata sejarah ini. Dari deretan kendaraan roda dua dan roda empat memang banyak berpelat luar kota, seperti B, R, H, AB, dan AD. “Dari pengamatan kami keramaian sudah nampak sejak masih puasa H-3, dan tambah ramai pada hari kedua Lebaran. Pas puasa itu juga ada turis asing,”ujarnya.

Khusus untuk musim libur Lebaran biaya masuk Liyangan termasuk parkir Rp 5.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Biaya itu nak dari sebelumnya Rp 3.500. Tingkat kunjungan sendiri diperkirakan masih akan terus meningkat hingga syawalan nanti. Liyangan dibuka mulai pukul 07.30 sampai pukul 18.00.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: